Senin, 12 Agustus 2013

Alumni Goa Plato

Hai teman, siapapun kamu, aku mau bercerita dalam bahasa Indonesia yang semoga baik dan benar, umurku sekarang 25 tahun dan baru lulus kuliah.  Mungkin ini saat yang paling emosional dalam kehidupanku, karena dalam waktu dekat aku harus masuk ke dunia kerja.  Jujur, aku belum siap dan kayaknya tidak akan pernah siap dengan dunia tersebut, dalam pikiranku dunia kerja saat dimana api kehidupanmu yang berkobar perlahan diredupkan oleh sistem dunia kerja.
Aku pernah membaca dalam bahwa film The Matrix pertama, mengisahkan ada seorang pemuda yang bekerja terus secara sistematis dihadapkan untuk memilih pil yang akan menentukan dia akan tetap di dunianya yang menurut sebagian orang adalah nyaman dan nyata atau dia memilih pil warna merah yang akan menunjukan dunia yang sebenarnya.
Kisah serupa yang pernah diceritakan oleh Plato, yaitu mengenai goa nyaman, dimana ada sekelompok orang yang hidup dengan hanya melihat bayangan dari luar goa dan sudah merasa nyaman.  Ada seorang dari kelompok tersebut yang ahirnya mencoba keluar dan mendapati bahwa dunia luar sana yang sebenarnya sangat berbeda dengan yang ada di dalam goa.  Setelah seorang tersebut menceritakan kepada kelompoknya, kelompok tersebut tidak mempercayai ceritanta dan ahirnya malah membunuh seorang yang mengetahui kebeneran tersebut.
Aku berkhayal bahwa aku adalah orang yang mengetahui kebenaran tersebut atau berkhayal menjadi kawanan Morpheous dalam film the Matrix, yang mengetahui kebusukan sistem kapitalis di dunia yang aku jalani sekarang.  Terbaca naif memang, toh aku sendiri meragukan kapabilatasku yang sekarang untuk menjadi salah satu setan yang akan menghantui kapitalis.
Harapanku sekarang dan nantinya semoga aku tidak menjadi orang-orang dalam goa nyaman atau setidaknya mensupport orang yang mengetahui kebenaran yang sesungguhnya.  Semoga status quo yang melekat dalam diriku sekarang bisa lepas, dan apabila suatu saat aku aku akan menjadi orang-orang menolak kebenaran, maka doaku adalah semoga tuhan mencabut nyawaku sebelum hal tersebut benar-benar terjadi.  Mengutip kata-kata dari film the dark knight “you either die a hero or you live long enough to see yourself become the villain”.

Renungan malam
Bekasi, 12-8-2013